Siapa yang bisa menciptakan ruang hati bagi kekasih, kedamaian dan
kebahagiaan sejati diperolehnya. Tiada seorang pun bisa menciptakan
ruang tersebut kecuali diri sendiri. Ruang tersebut bisa diciptakan
selama mampu melakoni perjalanan ke dalam diri.
Ruang ciptaan sendiri juga digunakan untuk diri sendiri. Ruang yang amat
sangat privat tetapi sungguh powerfull untuk melakoni kehidupan yang
penuh semangat dan ceria. Kunjungi ruang tersebut saat hendak tidur dan
di kala pagi hari begitu bangun tidur. Semangat yang diperoleh di ruang
tersebut memiliki kemampuan dahsyat untuk mengatasi gangguan hati dari
indrawi.
Siapapun bisa menciptakan ruang pemulihan jiwa. Jiwa sehat badan pun
sehat. Jiwa yang sehat dipastikan badan pun sehat. Jiwa berkembang
menghasilkan darah memancarkan cahaya berbinar. Darah berbinar penuh
cahaya dapat hasilkan proses metabolisme dalam tubuh berlangsung lancar.
Tubuh sehat adanya.
Sehat badan adalah keniscayaan bagi setiap insan. Katakan bahwa sakit
adalah hal yang tidak wajar. Selama ini, kita terjebak paradigma bahwa
seseorang yang sakit adalah wajar.
Sesungguhnya setiap orang bisa menyatakan sikap bahwa sehat adalah hak.
Dan untuk sehat sangat mudah. Peliharalah hati. Hati ceria hasilkan
darah yang memiliki keceriaan, sel darah yang sehat. Ini merupakan hasil
penelitian ilmiah.
Dr. Shigeo Harumaya juga melakukan penelitian bahwa seseorang yang dalam
keadaan hati ceria dan bersyukur dalam tubuhnya memproduksi hormon beta-adrenalin. Hormon yang menjadikan tubuh sehat.
Siapa yang tidak kenal Masaru Emoto yang mengungkapkan rahasia air.
Boleh saja orang yang menyangkal hasil penelitian Masaru Emoto. Tetapi
ketika saya membaca The Miracle of Endorphin tulisan Dr. Shigeo Harumaya
dan penelitian tentang sel darah terhadap emosi seseorang, saya tidak
lagi ragu terhadap hasil penelitian Masaru Emoto.
Selain itu, bukankah sejak lama air digunakan sebagai media untuk
menyembuhkan? Air yang diberikan doa memiliki energi penyembuhan. Banyak
sekali orang menggunakan media air sepanjang zaman. Air memiliki
kemampuan untuk menyerap vibrasi doa. Otak manusia yang 90% terdiri dari
air memiliki kemampuan menyerap informasi. Dimanakh keraguannya?
Kembali ke ruang hati. Ruang hati adalah pusat pemuliahn jiwa. Dimanakah
Tuhan bersinggasana? Dalam hati manusia. Ruang yang tidak terbatas bagi
Dia yang maha tidak terbatas. Tidak mengherankan ruang hati menjadi
pusat rehabilitasi jiwa.
Mengapa masih mencari penyembuhan di luar diri? Bukankah Tuhan Maha Penyembuh bersinggasana dalam hati?
Sumber: http://kesehatan.kompasiana.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar